sales@bjmsgroup.com
Read News
Industri Kelapa Sawit Pelaku Industri Dukung Hilirisasi
25 Mar 2016 - Kementerian Perindustrian Indonesia
Industri Kelapa Sawit Pelaku Industri Dukung Hilirisasi

Jakarta - Sejumlah perusahaan melakukan ekspansi bisnis di industri hilir kelapa sawit. Selain terkait upaya penciptaan nilai tambah, perluasan bisnis di industri hilir minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ini juga didorong kebijakan pemerintah yang menetapkan bea keluar (BK) ekspor lebih besar untuk produk industri, seperti CPO. Dengan ini, diharapkan pertumbuhan industri produk turunan CPO di Tanah Air terus berkembang.

"Kami menyiapkan investasi sekitar Rp 2 triliun untuk membangun pabrik oleokimia yang terintegrasi," kata Direktur Grup Permata Hijau Sawit Johnny Virgo di Bekasi, Jumat (30/9), saat acara dialog antara Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat dan kalangan asoasiasi dan pengusaha kelapa sawit nasional.

Menurut Johnny, pabrik pengemasan dan pengolahan CPO, termasuk produk oleokimia milik Permata Hijau di Sumatera Utara, sudah dalam tahap pembangunan. Diperkirakan bisa selesai pada akhir 2012. Dalam hal ini, kalangan dunia usaha menyambut positif Peraturan Menteri Keuangan Nomor 128/PMK.011/ 2011 yang menetapkang bea keluar ekspor CPO (produk hulu CPO) lebih besar dibanding produk hilirnya.

"Saya yakin dengan kebijakan ini dalam 2-3 tahun ke depan ekspor CPO akan turun dan ekspor produk turunan CPO akan naik. Selama ini, pabrik pengolahan CPO beroperasi di bawah 50 persen dari kapasitas terpasang akibat ketidakpastian pasokan bahan baku CPO," ujarnya. Menurut Johnny, pabrik baru Grup Permata Hijau Sawit akan memiliki kapasitas produksi oleokimia sekitar 150.000 ton per tahun.

Sementara itu, pemilik Grup Wilmar (produsen CPO terintegrasi) Darwin Wu juga menyatakan akan menutup rencana ekspansi industri produk turunan CPO di sejumlah negara, seperti India dan China. "Untuk apa beri (investasi) ke China dan India. Dengan PMK Nomor 128 Tahun 2011 ini, maka produk hilir CPO bisa dikembangkan di Indonesia," ujarnya. Grup Wilmar sendiri berencana membangun pabrik industri hilir CPO di luar Jawa, seperti Kalimantan dan Sulawesi, selain di Sumatera.

Terkait hal ini, Menperin MS Hidayat mengakui, selama ini lebih dari 50 persen ekspor minyak sawit masih dalam bentuk mentah. Namun ke depan, minimal 60 persen produksi CPO digunakan untuk kepentingan pengembangan industri hilir di dalam negeri dan sisanya baru diekspor.

"Hingga 2020, kita masih bisa melakukan ekspansi lahan sawit sekitar 1 juta hektarem, sehingga menjadi 9,1 juta hektare dengan perkiraan produksi 40 juta hingga 42 juta ton CPO. Kami berharap 60 persen produksi CPO diolah di dalam negeri, sehingga memberikan nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru yang cukup besar," ujar Hidayat.

Dia lantas berharap PMK Nomor 128 Tahun 2011 lebih banyak dimanfaatkan perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) untuk berinvestasi di industri hilir CPO. "Saat ini Unilever dan Ferrostall sudah berencana menanamkan investasi di industri produk turunan CPO di Indonesia," tuturnya.

Products Category
Head Office

Medan Office
Jl. Brigjend Zein Hamid
Kompleks Katamso Vista B/7-10
Medan, Titi Kuning 20146 - Indonesia
Telp. (061) 7862299
Fax. (061) 7874188

Jakarta Office
Jl. Daan Mogot KM. 18
Green Sedayu Bizpark DM 5 No. 2
Jakarta Barat 11840 - Indonesia
Telp. (021) 22522441
Fax. (021) 22522442

 08116158502 Online Store Free Consultation Download File
LATEST NEWS
19 Apr 2016
Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia. Tahun 2014, produksi minyak sawit mentah Indonesia, terdiri crude palm oil/CPO dan palm kernel oil/PKO, mencapai 35 juta ton dan diperkirakan terus meningkat hingga 45 juta ton pada tahun 2020.
25 Mar 2016
Jakarta - Sejumlah perusahaan melakukan ekspansi bisnis di industri hilir kelapa sawit. Selain terkait upaya penciptaan nilai tambah, perluasan bisnis di industri hilir minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ini juga didorong kebijakan pemerintah yang menetapkan bea keluar (BK) ...
Head Office

Medan Office
Jl. Brigjend Zein Hamid
Kompleks Katamso Vista B/7-10
Medan, Titi Kuning 20146 - Indonesia
Telp. (061) 7862299
Fax. (061) 7874188

Jakarta Office
Jl. Daan Mogot KM. 18
Green Sedayu Bizpark DM 5 No. 2
Jakarta Barat 11840 - Indonesia
Telp. (021) 22522441
Fax. (021) 22522442

Bag. Informasi  Bag. Informasi